
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin serahkan SK Pensiun Sekda Trenggalek, saat pembekalan Aparatur Sipil Negara (ASN) Purna Tugas di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (25/6/2026)
Dalam kegiatan ini ada sebanyak 81 ASN yang memasuki usia purna tugas per 1 Juli, Agustus dan September 2026 dalam pembekalan tersebut.
Untuk Terhitung Mulai Tanggal (TMT) Pensiun per 1 Juli 2026 sebanyak 36 ASN dengan pengabdian terlama 40 tahun 5 bulan dipegang oleh Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto. Sedangkan untuk TMT Pensiun per 1 Agustus 2026 sebanyak 30 orang dengan masa kerja terlama 40 tahun 6 bulan dipegang oleh Sumiran, guru di SMPN 4 Trenggalek.
Sementara untuk TMT Pensiun per 1 September 2026 sebanyak 15 orang dengan pengabdian terlama 39 tahun 6 bulan dipegang oleh Suprapto guru di SDN Wonocoyo Panggul.
Saat menyerahkan SK Pensiun untuk ASN purna tugas per 1 Juli, Agustus dan September 2026 ini, Bupati Arifin yang biasa disapa Mas Ipin menerangkan, sesuai regulasi kalau sudah masuk pensiun diberikan pembekalan.
“Sekaligus teknis-teknis mengenai lain terkait masa purna tugas. Kebetulan Pak Edy Soepriyanto ini TMT nanti pada tanggal 1 Juli. Beliau akan purna di tanggal 1 Juli, sehingga acaranya kita selenggarakan di hari ini. Tadi beliau juga saya minta untuk mempersiapkan hal-hal sebelum purna, agar roda pemerintahan bisa terus berjalan,” katanya.
Ditanya mengenai penggantinya, Mas Ipin menjelaskan ini nanti ada mekanismenya.
“Untuk proses itu tidak bisa cepat karena harus ke BKN dan seterusnya, sementara nanti kita ijin dulu untuk mengisi Penjabat dulu,” jelasnya.
Sementara untuk momen kenangan bersama Sekda Edy, Bupati Arifin menambahkan, Sekda Edy merupakan orang di pilihnya sendiri.
“kalau teman-teman tahu perjalanan menjabat selama 10 tahun ini. Pak Edy ini kan sekda yang saya pilih sendiri pertama kali. Jadi seumur hidup saya, saya menyeleksi, kemudian memilih, artinya orang yang paling saya percaya komandani sistem birokrasi di Trenggalek ya Pak Edy ini. Saya sangat dekat dengan beliau tidak hanya di dalam kantor, tapi juga di luar kantor atau di dalam lapangan karena sama-sama suka main bola. Memang kita dari dulu ngobrolnya cair dan alhamdulillah beliau sudah menemani saya untuk melewati masa-masa sulit, membereskan beberapa persoalan-persoalan. Memang tidak semuanya tuntas 100% tapi setidaknya apa yang beliau kerjakan bisa ditiru teman teman yang lain yang siapapun nanti meneruskan,” tandasnya.
Sementara itu untuk Sekda Edy sendiri dalam pembekalan ASN purna tugas ini menyampaikan rasa syukur bahwasannya pagi ini menerima SK Pensiun dari Bupati bersama dengan teman-teman yang lain periode 1 Juli, Agustus dan September.
“Sudah saatnya kami harus menyelesaikan tugas ini, sesuai dawuh pak bupati tadi, purna tugas tidak berarti berhenti pengabdian, tidak berhenti pengabdian. Kalau kemarin saya melaksanakan tugas negara, karena sudah purna kami nanti akan mengabdi dan berkarya dari lingkungan yang lainnya,” tambahnya.
Ditanya kesan selama menjadi ASN mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra itu menegaskan sangat luar biasa selama mengabdi sebagai ASN.
“Sangat luar biasa, mulai dari tahun 1986 kami menjadi PNS sampai dengan saat ini, ada 40 tahun lebih 5 bulan mengabdi. Tentu ada dinamika dan romantika permasalahan dan sebagainya. Tentunya atas kebersamaan kami bisa melaksanakan semua tugas. Saya hitung, selama ini saya membantu dan mendampingi 6 bupati. Mulai dari Pak Slamet, Pak Ernomo, Pak Mulyadi, Pak Harto, Pak Mulyadi lagi. Kemudian Pak Emil dan juga Pak Ipin ini. Alhamdulillah,” tandasnya.
Dirinya juga menambahkan yang paling berkesan bisa bersama dengan perangkat daerah.
“Kami bisa menjadi satu bersama dengan seluruh Perangkat daerah. Dan pesan saya Perangkat Daerah untuk bisa menjadi satu, karena kesan saya sangat indah dengan menjadi satu,” tutupnya.