
SUMENEP – Pemerintah Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa, resmi membuka Lapangan Sepak Bola Raden Soepeno dalam sebuah acara yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, Selasa (19/05/2026). Peresmian lapangan tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan olahraga di wilayah Kepulauan Kangean.
Ratusan warga tampak memadati area lapangan sejak pagi untuk menyaksikan prosesi peresmian. Kegiatan itu turut dihadiri unsur Forkopimka Arjasa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, perangkat desa, BPD, TP PKK, Karang Taruna, AKD Arjasa (PKDI), PSBA Arjasa, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan drum band MI Al Barokah Sambakati yang berhasil menghibur masyarakat dan tamu undangan selama kegiatan berlangsung.
Kepala Desa Paseraman dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan lapangan tersebut merupakan hasil kerja keras yang dilakukan secara bertahap selama enam tahun terakhir. Dengan keterbatasan anggaran desa, pembangunan terus dilakukan hingga akhirnya fasilitas olahraga itu dapat dinikmati masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Lapangan Raden Soepeno diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus tempat pembinaan generasi muda, khususnya di bidang sepak bola.
“Alhamdulillah, lapangan ini akhirnya dapat diselesaikan dan hari ini resmi digunakan untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas tersebut agar tetap terawat dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang. Selain itu, keamanan dan ketertiban selama aktivitas olahraga berlangsung juga menjadi perhatian penting pemerintah desa.
“Fasilitas yang baik harus dijaga bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan atlet muda, pemerintah desa berencana menggelar turnamen sepak bola usia dini kategori U-14 dalam waktu dekat.
Sementara itu, Camat Arjasa Aynizar Sukma menyampaikan apresiasinya atas pembangunan lapangan tersebut. Ia berharap fasilitas olahraga itu dapat menjadi kebanggaan desa dan dikelola dengan baik demi kepentingan masyarakat luas.
Peresmian Lapangan Raden Soepeno ditandai dengan pemotongan pita dan penendangan bola pertama oleh para tamu undangan sebagai simbol dimulainya penggunaan lapangan secara resmi.