SUMENEP – Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin meninjau langsung pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Selasa (19/5/2026). Peninjauan tersebut menjadi bentuk dukungan TNI AD terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.Jembatan yang menghubungkan Desa Ambunten Tengah dan Desa Ambunten Timur itu diharapkan mampu mengakhiri keterbatasan akses masyarakat yang telah berlangsung selama puluhan tahun sejak jembatan lama rusak pada 1998.
Kehadiran Pangdam bersama rombongan menggunakan Helikopter Bell 412 mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga tampak antusias menyaksikan langsung kedatangan Pangdam yang dinilai membawa harapan besar bagi kelancaran pembangunan jembatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga serta santunan kepada anak yatim di sekitar lokasi pembangunan.


Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kehadiran jembatan ini akan sangat membantu aktivitas masyarakat, terutama dalam membuka akses yang selama ini mengalami hambatan,” ujarnya.
Menurut Pangdam, pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan menjadi bagian penting dari pemerataan pembangunan nasional sebagaimana arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha kecil.


“Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat akan lebih lancar sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi warga,” katanya.
Pangdam juga mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan setelah selesai dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Dandim 0827/Sumenep Citra Persada mengatakan pembangunan jembatan tersebut menjadi jawaban atas kesulitan masyarakat yang selama ini harus memutar jauh bahkan menyeberangi sungai demi menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Ketika musim hujan, kondisi itu cukup berbahaya bagi warga. Karena itu pembangunan jembatan ini sangat dibutuhkan,” ungkapnya.


Ia menambahkan, mayoritas warga setempat berprofesi sebagai petani dan peternak sehingga keberadaan akses penghubung yang layak sangat penting untuk mendukung mobilitas dan distribusi hasil produksi masyarakat.Kegiatan peninjauan itu turut dihadiri Danrem 084/Bhaskara Jaya Kohir, Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra, Kapolres Sumenep Anang Hardiyanto, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin, Kajari Sumenep Nislianudin, unsur Forkopimka Ambunten, kepala desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page