Hari Bumi 2026, Bupati Resmikan Kolam Retensi dan Serahkan 18 Unit Kendaraan Sampah

Pemerintah Kabupaten Muara Enim menggelar peringatan Hari Bumi Sedunia tahun 2026 di Kolam Retensi Hutan Kota Terminal Regional Muara Enim, Kamis (16/04/26).

Peringatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peresmian Kolam Retensi dan penyerahan sarana prasarana pengelolaan sampah kepada masyarakat. Dalam kegiatan ini, Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., menyerahkan 16 unit motor sampah dan 2 unit truk sampah melalui Dinas Lingkungan Hidup.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di desa dan kelurahan. Bupati menegaskan sarana ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung sistem pengelolaan sampah terpadu.

Selain penyerahan kendaraan, Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., meresmikan Kolam Retensi Hutan Kota Terminal Regional Muara Enim. Kolam retensi ini dibangun untuk menampung limpasan air hujan, mengurangi risiko banjir, serta menjadi bagian dari sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Peresmian ini disebut sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Sebagai rangkaian Hari Bumi, Bupati secara simbolis juga menyerahkan 1.500 bibit pohon kepada seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Muara Enim. Penyerahan bibit pohon ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperluas aksi penghijauan dan menjaga keseimbangan ekosistem di Bumi Serasan Sekundang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan penghargaan kepada perusahaan yang mendukung pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Bedegung di Kecamatan Panang Enim. Acara peringatan Hari Bumi ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Muara Enim, Sekretaris Daerah Ir. Yulius, M.Si., serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi dan aksi nyata menjaga bumi demi terwujudnya Muara yang bersih, hijau dan berkelanjutan. (Reza/Red)

By Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page