BAZNAS Tulungagung Punya Nahkoda Baru, Siap Genjot Zakat Produktif dan Digitalisasi Layanan

Tulungagung,Seputarnegeri.my.id –
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung kini punya kepengurusan baru untuk periode 2026-2031. Abdul Wachid dipercaya sebagai Ketua BAZNAS Tulungagung, bersama empat wakil ketua yang akan mengawal pengelolaan zakat, infak, dan sedekah lima tahun ke depan.

Pelantikan sekaligus penetapan pimpinan BAZNAS tersebut dilaksanakan pada Kamis (20/08/2026) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung. Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menegaskan, BAZNAS memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial.

“BAZNAS memiliki posisi yang sangat strategis dalam membantu pemerintah dan masyarakat mewujudkan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan sosial, serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, amanah, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Menurut Baharudin, zakat tidak hanya sebatas kewajiban ibadah secara individual. Jika dikelola secara tepat, zakat juga bisa menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan hingga penguatan ekonomi umat. Karena itu, ia berharap jajaran BAZNAS periode baru mampu membawa semangat dan inovasi baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Plt. Bupati juga mendorong agar tata kelola BAZNAS terus diperkuat dengan mengedepankan amanah, transparansi, akuntabilitas, integritas, serta kepatuhan terhadap ketentuan syariah dan peraturan perundang-undangan.

Pemkab Tulungagung, lanjutnya, siap memperkuat sinergi dengan BAZNAS dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi juga perlu diperluas dengan Kementerian Agama, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi keagamaan, masjid, ulama dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Baharudin adalah peningkatan kepercayaan masyarakat dan para muzakki. Menurutnya, kepercayaan merupakan modal utama dalam pengelolaan zakat.

Plt Bupati mendorong BAZNAS memperbanyak program zakat produktif. Bantuan diharapkan tidak berhenti pada kebutuhan konsumtif, tetapi juga disertai pendampingan agar penerima manfaat mampu meningkatkan kemandirian ekonomi.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulungagung periode 2026-2031, Abdul Wachid, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya bersama jajaran pimpinan. Abdul Wachid menegaskan, zakat, infak, dan sedekah memiliki dimensi yang luas. Selain menjadi bentuk ketaatan kepada Allah, ZIS juga memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan membantu masyarakat meningkatkan taraf ekonomi.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini, Abdul menilai pengelolaan ZIS tidak lagi cukup jika hanya berorientasi pada bantuan konsumtif. BAZNAS perlu mendorong bantuan yang mampu membuka jalan bagi masyarakat untuk lebih mandiri secara ekonomi.

“Zakat, infak, sedekah bukan lagi bantuan konsumtif semata, namun menjadi bantuan ekonomi agar masyarakat meningkat taraf ekonominya,” katanya.

Sebagai lembaga pemerintah nonstruktural, BAZNAS memiliki mandat yang cukup besar. Karena itu, kepengurusan baru membutuhkan dukungan serta arahan dari berbagai pihak untuk membangun tata kelola yang semakin modern. Untuk lima tahun ke depan, BAZNAS Tulungagung juga akan berupaya melakukan harmonisasi program dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan begitu, program zakat diharapkan tidak berjalan sendiri, tetapi mampu menjawab persoalan nyata yang ada di tengah masyarakat.

Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain penguatan tata kelola kelembagaan melalui peningkatan kapasitas amil dan digitalisasi layanan, memperkuat sinergi dengan Pemkab, lembaga amil, organisasi masyarakat dan dunia usaha, serta mengoptimalkan penghimpunan ZIS dan dana sosial lainnya.
(junet).

By Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page