‎‎​Perkuat Tata Kelola dan Transparansi, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja Tahap I TA 2026

‎
‎​Perkuat Tata Kelola dan Transparansi, Polda Sumsel Gelar Audit Kinerja Tahap I TA 2026
‎
‎​PALEMBANG Seputarnegeri.my.id
‎Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) berkomitmen meningkatkan peran strategisnya dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
‎
‎​Hal tersebut ditegaskan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, saat membuka Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Sumsel Tahap I Tahun Anggaran (TA) 2026 di Auditorium Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Rabu (8/4/2026).
‎
‎​Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa audit kinerja bukan sekadar rutinitas administratif tahunan.
‎
‎Sebaliknya, agenda ini merupakan instrumen strategis untuk memastikan seluruh program kerja kepolisian di wilayah Sumatera Selatan selaras dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia dan program prioritas Kapolri.
‎
‎​“Audit ini menjadi mekanisme kontrol untuk memastikan setiap perencanaan dan pelaksanaan tugas berbasis manajemen risiko.
‎
‎Penggunaan anggaran negara dan sumber daya Polri harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Kapolda.
‎
‎​Pada tahun anggaran ini, Polda Sumsel menerapkan pendekatan risk-based audit.
‎
‎Metode ini memfokuskan pengawasan pada area dengan tingkat kerawanan tinggi guna meminimalkan potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan.
‎
‎​Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa parameter keberhasilan Polri kini tidak hanya diukur dari aspek penegakan hukum semata, melainkan dari sejauh mana kehadiran personel di lapangan memberikan manfaat bagi publik.
‎
‎​“Audit kinerja ini adalah cermin pengabdian. Saya mengajak seluruh jajaran untuk terus bertanya kepada diri sendiri: sudahkah kita berbuat baik hari ini? Karena pada hakikatnya, tugas kepolisian adalah perbuatan baik yang harus memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
‎
‎​Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa penguatan fungsi pengawasan internal merupakan langkah konkret untuk menjaga marwah institusi dan meningkatkan kepercayaan publik (public trust).
‎
‎​“Kami memastikan seluruh program berjalan secara profesional dan transparan. Penguatan tata kelola ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan serta stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan,” pungkas Kabid Humas.
‎
‎​Melalui audit yang konstruktif dan berbasis risiko ini, Polda Sumsel optimis mampu membangun organisasi yang modern, responsif, dan terpercaya sebagai garda terdepan penjaga stabilitas Kamtibmas di Bumi Sriwijaya. (Tim)
‎

By Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page