SUMENEP – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumenep menjadi momentum lahirnya berbagai gagasan inspiratif dari kalangan pendidik. Salah satunya datang dari Nawir, S.Pd, guru SMAN 1 Gayam yang sukses meraih juara pertama dalam lomba menulis esai tingkat Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sumenep.

Ajang tersebut diikuti sebanyak 91 peserta dari berbagai SMA dan SMK negeri maupun swasta dengan tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Melalui tema itu, para peserta ditantang menghadirkan pemikiran baru terkait pengembangan dunia pendidikan yang lebih inklusif dan merata.

Nawir tampil unggul lewat esai yang mengangkat pentingnya keterlibatan seluruh unsur masyarakat dalam mendukung proses pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sekolah maupun pemerintah semata.
“Pendidikan membutuhkan dukungan bersama dari semua pihak agar mampu melahirkan generasi yang berkualitas,” ujar Nawir,

Senin (11/05/2026).
Dalam gagasannya, Nawir memperkenalkan konsep “kelas raya”, yakni model pembelajaran yang memanfaatkan lingkungan sosial sebagai ruang belajar siswa. Ia menilai pengalaman langsung di tengah masyarakat mampu membentuk karakter dan memperluas wawasan peserta didik.“Anak-anak perlu belajar dari kehidupan nyata. Lingkungan sekitar memiliki banyak nilai dan pengalaman yang bisa menjadi sumber pembelajaran,” katanya.Tak hanya itu, ia juga menggagas program “guru angkat” yang melibatkan tokoh masyarakat, praktisi, hingga profesional dari berbagai bidang untuk mendampingi siswa sesuai kompetensinya masing-masing.

Program tersebut dinilai dapat memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat sekaligus membuka ruang belajar yang lebih luas bagi siswa.
Selain menekankan pentingnya kolaborasi sosial, Nawir juga mendorong siswa untuk aktif menciptakan karya dan program yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan solusi nyata, bukan sekadar pemahaman teori di dalam kelas.
“Peserta didik harus dibiasakan menghasilkan karya dan kontribusi nyata untuk masyarakat,” tegasnya.

Keberhasilan Nawir meraih juara pertama menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMAN 1 Gayam. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa para guru di daerah terus menghadirkan inovasi dan pemikiran progresif demi kemajuan pendidikan.
Ajang lomba esai Hardiknas 2026 ini pun menjadi wadah lahirnya ide-ide segar dari dunia pendidikan Sumenep dalam menghadapi tantangan zaman dan mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page