Sumenep-,Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam merawat tradisi lokal melalui sebuah event budaya yang meriah dan penuh daya tarik. Kali ini, lomba layang-layang Tenongan tingkat Madura Open siap digelar pada Kamis, 7 Mei 2026, bertempat di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya yang tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga memperkuat identitas kearifan lokal masyarakat Madura. Layang-layang Tenongan sendiri merupakan bagian dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih terus dijaga eksistensinya hingga kini.

Menariknya, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan hadiah yang terbilang fantastis. Panitia menyiapkan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah, dengan sejumlah hadiah utama yang sangat menggiurkan, seperti tiket umroh, satu unit mobil, serta sepeda motor. Selain itu, tersedia pula berbagai hadiah menarik lainnya yang akan diperebutkan dalam beberapa kategori perlombaan.

Dengan mengusung konsep “Madura Open”, ajang ini terbuka bagi siapa saja tanpa batasan wilayah. Peserta dari berbagai daerah dipersilakan untuk ambil bagian, sehingga dipastikan akan menghadirkan persaingan yang kompetitif sekaligus memperkaya warna budaya dalam acara tersebut.

Agar perlombaan berjalan tertib dan adil, panitia telah menetapkan sejumlah ketentuan yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta. Di antaranya, ukuran layangan maksimal satu meter, penggunaan senar diperbolehkan selama tidak termasuk jenis yang dilarang, serta layangan harus memiliki warna yang jelas agar mudah dinilai. Selain itu, peserta tidak diperkenankan menggunakan tali PE maupun gelasan, dan waktu yang diberikan untuk proses pelepasan layangan dibatasi maksimal tiga menit.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi magnet hiburan bagi masyarakat sekitar maupun wisatawan yang datang berkunjung. Suasana meriah yang ditawarkan dipastikan akan menjadi pengalaman tersendiri, baik bagi peserta maupun penonton yang ingin menikmati keindahan layang-layang beradu di langit.

Panitia pun berharap, melalui event ini, minat masyarakat terhadap budaya lokal semakin meningkat dan tradisi layang-layang Tenongan tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Di sisi lain, kegiatan ini juga berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah dengan meningkatnya kunjungan ke wilayah Kalianget.Dengan kombinasi antara nilai budaya, hiburan rakyat, serta hadiah yang spektakuler, lomba layang-layang Tenongan Madura Open 2026 diprediksi akan menjadi salah satu event paling dinanti dan paling meriah di Madura tahun ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page