
Sumenep -,Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat komitmennya dalam pemerataan pembangunan sektor kelautan dan perikanan, khususnya di kawasan kepulauan. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengusulkan pengembangan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pulau Giligenting.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menilai, kehadiran program KNMP di wilayah kepulauan akan menjadi pendorong utama peningkatan ekonomi masyarakat nelayan. Menurutnya, pemerataan pembangunan hingga ke pulau-pulau akan memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan warga pesisir.
Selain Pulau Giligenting, pemerintah daerah juga mengusulkan Kecamatan Pasongsongan dan Ambunten sebagai lokasi tambahan pengembangan program serupa. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan besarnya potensi sumber daya perikanan yang dimiliki Sumenep sebagai daerah kepulauan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Sumenep merupakan salah satu daerah yang masuk dalam sasaran program KNMP dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Program tersebut bertujuan meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memberikan nilai tambah terhadap hasil tangkapan.
Sebelumnya,
implementasi program KNMP telah dilakukan di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang pada 2025. Di lokasi tersebut, sejumlah fasilitas penunjang telah dibangun, seperti pabrik es portabel, kios pemasaran ikan, bengkel nelayan, hingga sarana pendukung lainnya.
Berdasarkan data Dinas Perikanan setempat, KNMP di Desa Dapenda mencakup 1.893 kepala keluarga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan, dengan dukungan 31 perahu tradisional aktif sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi warga.
Melalui pengembangan program ini ke wilayah kepulauan, pemerintah berharap akses terhadap sarana perikanan semakin merata, produktivitas meningkat, dan kesejahteraan nelayan terus membaik. Program KNMP pun diharapkan menjadi salah satu pilar penguat ekonomi daerah berbasis kelautan.