Sampang-,Rabu (1/4/2026), suasana haru menyelimuti Dusun Taddan Sabiyen, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Di tengah kehidupan yang serba sulit, secercah kepedulian hadir dari sosok H. Tijadan Siti Fatimah yang dengan tulus berbagi kepada para janda setempat.

Sekitar 100 janda menerima bantuan sederhana berupa beras, mie instan, dan telur.

Meski tak seberapa, bantuan itu terasa sangat berarti bagi mereka yang setiap harinya berjuang memenuhi kebutuhan hidup tanpa pendamping.

Dengan penuh keikhlasan, H.Tija memberikan semampunya.

Tidak ada kemewahan, tidak ada janji besar—hanya ketulusan yang nyata.

(Siti Fatimah) pun turut mendampingi, memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada mereka yang membutuhkan.

Beberapa janda tak mampu menahan air mata. Rasa syukur terucap lirih, “Alhamdulillah… masih ada yang peduli dengan kami.”

Senyum haru menghiasi wajah-wajah yang selama ini lebih sering diliputi kesedihan dan keterbatasan.

Di balik kesederhanaan bantuan tersebut, tersimpan makna yang begitu dalam—bahwa di tengah kerasnya kehidupan, masih ada hati yang tergerak untuk berbagi.

Kepedulian kecil ini menjadi pengingat, bahwa mereka tidak sepenuhnya sendiri.

Warga janda di Dusun Taddan pun menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Bantuan ini bukan hanya soal makanan, tapi juga tentang perhatian, tentang rasa dihargai, dan tentang harapan yang kembali tumbuh.

“Semoga kebaikan ini dibalas berlipat ganda,” ujar salah satu penerima dengan mata berkaca-kaca.

Di tengah sunyinya perjuangan para janda di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, hari itu menjadi sedikit lebih terang—karena masih ada manusia yang peduli.

Penulis: SAFIUDDIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page