LSM KOMANDO SATU NASIONAL SOROTI BURUKNYA KINERJA ART BPN MUARA ENIM YANG TERKESAN LAMBAT, SERUSNYA SUDAH ADA TARGET 98 HARI
MUARA ENIM – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Komando Satu Nasional (LSM KSN) melayangkan kritik keras terhadapap ferporma pelayanan Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Kabupaten Muara Enim proses pembuatan dan pendaftaran sertifikat tanah di kantor tersebut terkesan lambat dan tidak berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
Ketua LSM Komando Satu Nasional menduga kuat bahwa lambatnya pelayanan birokrasi ini di picu oleh kuranngnya Kapasitas dan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) di internal ATR/BPN Muara Enim, Akibatnya masyarakat yang jadi korban langsung dari ketidak pastian penyelesaian dokumen hak atas tanah mereka, hal ini diungkapkan Ketua LSM KSN usai pertanyakan di kantor BPN Muara Enim, Jumat (28/08/26).
Ketua Umum LSM KSN menegaskan bahwa penarikan no hanpone milik masyarakat saat mendaftar terkesan mubazir karena di nilai sekedar formalitas belaka pengumpulan nomor kontak tersebut dinilai percuma karena tidak ada tindak lanjut sistim informasi atau tranfaransi perkembangan berkas secara aktif kepada warga
kabupaten ini adalah wilayah sangat luas banyak warga yang datang dari pelosok desa yang sangat jauh dan memakan biaya yang tidak sedikit untuk menempuh perjalanan hanya untuk menanyakan dan mengecek sertifikat yang tidak kunjung selesai. tolong ATR BPN Muara Enim berubah dan lakukan kinerja yang baik agar masyarakat tidak kecewa.
LSM Komando Satu Nasional menyoroti target penyelesaian sertifikat selama 98 hari yang dinilai terlalu lama dan justru dinilai membuat internal pegawai menjadi bingung dan tidak tau pasti apa yang harus di kerjakan secara struktural.
Menurut Ketum KSN seharusnya Kepala/ Pimpinan akif untuk mengecek langsung ke bawah apa kekurangan dan kelemahan yang dialami bawahannya, kalau sudah di ketahui kelemahan dan kekurangan pihak pimpinan.
Secara tegas meminta tambahan bantuan ke Pemerinta Pusat Kantor BPN jangan dibiarkan seperti sekarang dimana banyak masyarakat datang bertanya selalu dijawab dengan alasan berbelit seperti berkasnya masih di tim bapak ini menunjukan lemahnya koordinasi internal.
sebagai solusi, Ketum LSM KSN memintah target pendaftaran di pangkas dan diperkecil menjadi 45 hari agar pelayanan terkesan cepat dan masyarakat tidak di gantung oleh waktu yang tanpa kepastian dan tanpa ada indikasi adanya tebang pilih dan ketergantungan pada orang dalam.
sebagai langkah tegas, LSM Komando Satu Nasional (KSN) memberikan waktu 7 X 24 jam kepada pihak ATR /BPN Muara Enim untuk segera merombak sistim pelayanan menjadi lebih baik kepada warga dan apabila dalam waktu satu minggu tidak ada perubahan yang nyata, maka LSM KSN akan melayangkan surat ke pusat mengenai buruknya kinerja instansi ini langsung ke tingkat Kementrian pusat dan sejak berita ini di terbitkan, LSM KSN akan menurunkan tim intelejen investigasi ke Kantor BPN Kabupaten Muara Enim untuk memonitoring kegiatan.
Setelah di konfirmasi dengan salah satu pegawai BPN Muara Enim tanggal 20 Agustus 2026, sampai berita ini diterbitkan, belum ada jawaban dari BPN Muara Enim. (Tim)
