Warga BTN Keban Agung Tuntut Agar Tower Seluler Yang Sudah Tak Berfungsi Lagi dan Cor Pondasinya Retak Segera Dirobohkan Karena Meresahkan

Muara Enim – Akibat Tower saluran seluler saat ini sudah tidak berfungsi lagi ditambah dengan bangunan pondasinya sudah banyak yang retak, maka warga BTN Keban Agung sangat resah, dan tuntut agar segera dirobohkan, karena dikuatirkan adanya pergesekan dapat menimbulkan musibah.

Beberapa Ketua RT yang berdomisili diseputaran tower angkat bicara agar tower tersebut segera dirobohkan oleh perusahaan pemilik saluran seluler.

Diungkapkan Ketua RT 16 Dusun 3 dimohonkan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dapat memperhatikan keselamatan masyarakat, jika terjadi ambruknya bangunan tersebut, maka akibatnya sangat membahayakan warga sekitarnya.

Hal ini diungkapkan Ketua RT 16 Dusun 3 Gito Prawoko, S.H saat dikunjungi awak media dikediamannya di lingkungan BTN Keban Agung Dusun 3 Desa Keban Agung Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim, Sabtu (21/05/25).

Lebih lanjut dikatakan Gito “tower saluran seluler ini memang sejak lama sudah tidak berfungsi dan jika hujan atau angin yang banyak, warga sekitar bangunan tower ini sangat ketakutan,” ucapnya.

Sementara juga diungkapkan warga sekitar bangunan tower ini banyak yang sudah retak, tentu sangat mengkhawatir masyarakat dan jika bangunan ini ambruk, tentu banyak memakan korban, baik kerugian harta maupun korban jiwa.

“Kami sangat mengharapkan Pemerintah Kabupaten Muara Enim sesegera mungkin untuk mendesak pemilik bangunan tower saluran seluler ini untuk membongkar bangunan tersebut, karena kami warga sangat ketakutan, apabila tidak segera dirobohkan, demi keamanan dan kenyamanan warga yang berdomisili disekitar bangunan tower saluran seluler tersebut,” harap Amat.

Ditambahkan Amat, keberadaan tower saluran seluler tidak berfungsi dan pondasinya yang sudah retak sudah dilaporkan, akan tetapi tidak ada tanggapan sema sekali. (Mumar)

By Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page