Penukal, PALI – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan anak-anak Sekolah Dasar Negeri (SDN) 9 Penukal kabupaten Penukal Abab Lmeatang Ilir (PALI). Pada hari ini, sekolah tersebut menyalurkan sebanyak 32 paket sembako kepada kaum duafa, fakir miskin, dan anak yatim piatu di lingkungan sekitar sekolah.

Bantuan sembako tersebut merupakan hasil dari program infak Jum’at Barrokah yang rutin dikumpulkan dari para siswa SDN 9 Penukal. Kegiatan infak dilaksanakan setelah rangkaian yasinan dan shalat Dhuha bersama setiap hari Jumat, sebagai bagian dari pembinaan karakter religius dan kepedulian sosial sejak dini.(27/02).

Kepala Sekolah SDN 9 Penukal, Dareli, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, khususnya para wali murid yang telah membimbing dan melatih anak-anak mereka untuk gemar bersedekah.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada wali murid yang telah menyisihkan sebagian rezekinya dan melatih anak-anak untuk bersedekah kepada yang membutuhkan. Ini bukan hanya tentang berbagi sembako, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, empati, dan kebersamaan sejak usia dini,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Tim Humas Jum’at Barrokah yang telah mengoordinir dan mengelola amanah dari wali murid dengan tertib dan penuh tanggung jawab, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Program ini merupakan tahun kedua pelaksanaannya. Jika pada tahun sebelumnya hanya mampu menyalurkan 25 paket sembako, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 32 paket. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran dan partisipasi seluruh keluarga besar SDN 9 Penukal dalam kegiatan sosial.

Melalui kegiatan ini, diharapkan silaturahmi antara sekolah, wali murid, dan masyarakat sekitar dapat terus terjalin secara berkelanjutan, sekaligus menjadikan sekolah tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai wadah pembentukan karakter dan kepedulian sosial generasi penerus bangsa.

Masih menurut Dareli, kegiatan ini juga selaras dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan, yaitu: Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat, Gemar belajar, Bermasyarakat, Tidur Cepat.

“Melalui program Jum’at Barrokah, kebiasaan beribadah dan bermasyarakat benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. SDN 9 Penukal membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang kecerdasan akademik, tetapi juga pembentukan akhlak mulia dan karakter sosial yang kuat,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, sekolah ini terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya hebat, tetapi juga berakhlak dan bermanfaat bagi masyarakat.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page