RUPS Bank Muara Enim: Dividen Tembus Rp2,4 Miliar, Inovasi Mobil Kas Keliling Diluncurkan

Seputarnegeri// – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Perekonomian Rakyat Muara Enim (Perseroda) atau Bank Muara Enim digelar di Hotel Griya Serasan Sekundang, Kamis (12/03/26).

Acara ini dihadiri Bupati Muara Enim H. Edison, S.H., M.Hum., bersama Wakil Bupati Ir. Hj. Sumarni, M.Si., Direktur Utama Bank Muara Enim Drs. Zaman Hury beserta dewan komisaris. Dalam agenda RUPS tersebut, direksi menyampaikan laporan tahunan kinerja Bank Muara Enim tahun 2025. Laporan menunjukkan laba bersih perusahaan mencapai Rp4,4 miliar. Dari jumlah tersebut, dividen yang dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp2,4 miliar.

Sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 99,17 persen, Pemerintah Kabupaten Muara Enim menerima dividen Rp2,4 miliar yang tercatat sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bupati menyampaikan apresiasi atas capaian ini, seraya menekankan bahwa kontribusi Bank Muara Enim sebagai BUMD kebanggaan daerah harus terus ditingkatkan.

Bupati menuturkan bahwa Bank Muara Enim tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab membina pengusaha usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia berharap bank ini semakin menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah dengan memperluas akses keuangan bagi masyarakat.

Sebagai bentuk inovasi layanan, Bupati didampingi Wabup meluncurkan mobil kas keliling Bank Muara Enim. Ia menilai kehadiran layanan ini akan mempermudah masyarakat dalam mengakses transaksi perbankan, sekaligus memperkuat inklusi keuangan di wilayah Muara Enim.

Direktur Utama Bank Muara Enim, Drs. Zaman Hury, berkomitmen menjaga kinerja positif dan terus berinovasi. Ia menegaskan, mobil kas keliling merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat, terutama di daerah yang jauh dari kantor cabang.

Dengan capaian laba bersih, pembagian dividen, dan peluncuran layanan baru ini, Bank Muara Enim diharapkan semakin menjadi garda terdepan dalam mendukung program pembangunan daerah, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat. (Red).

By Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page