
SUMENEP — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kecamatan Rubaru. Salah satu guru dari Yayasan Ar-Rasyid Duko, K. Hariri, S.Pd.I., Gr., resmi dinyatakan lulus sebagai peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Kementerian Agama Batch 4 Tahun 2025.
Kelulusan tersebut menjadi bukti nyata atas dedikasi dan komitmen K. Hariri dalam meningkatkan kompetensi sebagai tenaga pendidik. Program PPG Daljab merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencetak guru profesional yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Yayasan Ar-Rasyid Duko sebagai lembaga pendidikan yang terus berkomitmen dalam mencetak tenaga pendidik berkualitas.
Ketua IAA Rubaru, Miftahorrahman, S.Sos.I., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyampaikan rasa bangga dan menilai bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas guru di wilayah Rubaru.
“Keberhasilan ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi dunia pendidikan di Rubaru. Ini menunjukkan bahwa guru kita mampu bersaing dan terus berkembang,” ungkapnya.
Ia juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pendidik lainnya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas diri.
“Semoga ini menjadi pemicu bagi guru-guru lain untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Pendidikan yang berkualitas lahir dari guru yang terus berproses,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu ustadz yang mengajar di lingkungan Yayasan Ar-Rasyid Duko Rubaru juga menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kelulusan tersebut.
“Kami sangat bersyukur. Beliau adalah sosok yang tekun, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi dalam mengajar. Kelulusan ini adalah buah dari kerja keras dan keikhlasan dalam mendidik,” ujarnya.
K. Hariri sendiri mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya setelah melalui proses panjang dalam mengikuti PPG Daljab Kemenag.
“Alhamdulillah, ini semua berkat doa, dukungan keluarga, rekan guru, serta bimbingan para dosen. Semoga ilmu yang didapat selama PPG bisa saya terapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan manfaat bagi siswa,” tuturnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus belajar dan berinovasi dalam dunia pendidikan.
“Ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus berbenah menjadi guru yang lebih profesional dan mampu mencetak generasi yang berakhlak dan berprestasi,” pungkasnya.
Dengan capaian ini, K. Hariri diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di Yayasan Ar-Rasyid Duko, serta menjadi inspirasi bagi para pendidik lainnya di Kabupaten Sumenep