
SUMENEP – SMAN 1 Gayam kembali menunjukkan kualitasnya dalam pembinaan olahraga pelajar. Sekolah yang berada di wilayah kepulauan itu sukses mengantarkan dua atlet pencak silat terbaiknya lolos ke Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026.
Kedua atlet tersebut adalah Iklil Qufron Afandi pada kategori putra dan Faranesya Septia Wulandari di kategori putri. Mereka dipastikan menjadi wakil Kabupaten Sumenep setelah tampil gemilang dalam seleksi O2SN cabang pencak silat tingkat SMA/SMK/MA yang berlangsung di GOR Indoor Pencak Silat/Karate KONI Sumenep, Selasa (12/5/2026).
Penampilan keduanya mencuri perhatian karena mampu bersaing dengan atlet-atlet unggulan dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumenep.Guru SMAN 1 Gayam yang juga Ketua Pertandingan Seleksi O2SN Pencak Silat SMA/SMK/MA Kabupaten Sumenep 2026, Nawir, S.Pd., mengaku bangga atas capaian anak didiknya tersebut.
Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di sekolah terus berjalan secara serius dan terarah.
“Alhamdulillah, atlet putra dan putri SMAN 1 Gayam berhasil lolos ke tingkat Jawa Timur. Ini menjadi prestasi yang membanggakan bagi sekolah sekaligus masyarakat Sumenep,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Ia menuturkan, proses seleksi berlangsung cukup sengit karena seluruh peserta yang bertanding merupakan atlet pilihan dari masing-masing sekolah.Namun, atlet SMAN 1 Gayam mampu tampil tenang dan konsisten sejak babak awal hingga akhir pertandingan.
“Persaingan tahun ini sangat ketat. Semua peserta memiliki kemampuan yang bagus, tetapi atlet kami bisa menjaga fokus dan mental bertanding,” katanya.
Nawir menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari latihan rutin, disiplin, dan kerja keras para atlet selama menjalani pembinaan di sekolah.Selain itu, dukungan pihak sekolah juga menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk terus berprestasi di bidang olahraga.
Diketahui, O2SN SMA/SMK/MA 2026 mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni atletik, renang, panjat tebing, dan pencak silat.
Ajang tahunan tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, sportivitas, dan mental juara di kalangan pelajar.
“O2SN bukan sekadar perlombaan, tetapi juga media pembinaan karakter siswa agar memiliki semangat sportivitas dan daya juang tinggi,” jelasnya.
Ia berharap dua atlet pencak silat SMAN 1 Gayam dapat mempersiapkan diri secara maksimal sebelum tampil di O2SN tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Kota Malang pada Juli 2026 mendatang.
“Kami optimistis mereka mampu memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik sekolah maupun Kabupaten Sumenep di tingkat provinsi,” pungkasnya.
Capaian tersebut semakin mempertegas bahwa SMAN 1 Gayam mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di level lebih tinggi dan mengharumkan nama daerah di ajang olahraga pelajar.