
SUMENEP – Pendopo Agung Keraton Sumenep dipenuhi semangat kompetisi dan antusiasme dunia pendidikan saat Grand Final Smart Student Contest (SSC) SMP Negeri dan Swasta Kabupaten Sumenep Tahun 2026 digelar, Rabu (13/05/2026).
Ajang bergengsi yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep itu menjadi panggung unjuk kemampuan akademik para pelajar terbaik tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kota Keris.
Suasana berlangsung meriah. Puluhan siswa finalis, guru pendamping, kepala sekolah, hingga pejabat daerah hadir menyaksikan babak puncak kompetisi yang selama ini menjadi salah satu agenda pendidikan paling dinanti di Kabupaten Sumenep.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setdakab Sumenep Ferdyansyah Tetrajaya mewakili Bupati Sumenep, Ketua DPKS Mulyadi,
serta sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep.
Empat sekolah terbaik berhasil menembus grand final setelah melewati proses seleksi ketat sejak awal Mei 2026. Keempat sekolah tersebut yakni SMP Negeri 1 Sumenep, SMP Negeri 1 Kalianget, SMP Negeri 2 Saronggi, dan SMP IT Al-Hidayah Sumenep.
Pada babak final, para peserta diuji melalui berbagai bidang pelajaran mulai Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Madura, Informatika hingga PJOK.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan, S.Pd., M.T., mengatakan Smart Student Contest bukan sekadar perlombaan akademik, melainkan wadah membentuk karakter dan mental generasi muda.
Menurutnya, kompetisi tersebut dirancang untuk melatih siswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta mampu bekerja sama dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.
“SSC bukan hanya mencari siswa yang pintar secara akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, sportivitas, dan rasa percaya diri peserta didik,” ungkapnya
saat memberikan sambutan.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga siap bersaing di tingkat yang lebih luas.
“Kami berharap anak-anak SMP di Kabupaten Sumenep tumbuh menjadi generasi yang cerdas, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional,”
katanya.Mantan Kepala Disbudparpora Sumenep itu juga menyebut SSC 2026 menjadi langkah nyata dalam menciptakan budaya belajar yang aktif dan menyenangkan di lingkungan sekolah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta melahirkan siswa-siswa berprestasi.
Selain itu, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru pendamping, kepala sekolah, dan orang tua siswa yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan hingga berjalan sukses.
“Keberhasilan Smart Student Contest tahun ini merupakan hasil kerja sama dan semangat bersama dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Diketahui, SSC 2026 telah berlangsung sejak 4 hingga 7 Mei 2026 di Gedung Ki Hajar Dewantoro Kabupaten Sumenep dan diikuti 16 SMP Negeri maupun swasta terbaik hasil seleksi awal.
Pelaksanaan grand final di Pendopo Agung Keraton Sumenep menjadi simbol bahwa prestasi pendidikan kini mendapat perhatian besar di Kabupaten Sumenep.
Pemerintah daerah berharap kompetisi tersebut mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan sebagai generasi emas masa depan.