SUMENEP – Upaya memperkuat kualitas prajurit dan membangun profesionalisme satuan terus dilakukan jajaran TNI AD. Hal itu terlihat dalam kunjungan kerja Komandan Brigif TP 33 Naga Sesha, Kolonel Inf Slamet Faojan, ke Markas Yonif TP 931/JKT Ksatria Jokotole di Kabupaten Sumenep, Kamis (7/5/2026).


Kunjungan tersebut menjadi perhatian penting bagi Yonif TP 931/JKT yang saat ini berkembang sebagai batalyon baru di wilayah Madura. Kehadiran Danbrigif disambut langsung Danyonif TP 931/JKT Mayor Inf Aditya Danang bersama jajaran perwira dan seluruh prajurit di Kesatrian Yonif TP 931/JKT Ksatria Jokotole, Jalan Asta Tinggi Nomor 99, Sumenep.


Dalam kegiatan itu, Danbrigif menerima pemaparan kondisi satuan serta meninjau berbagai fasilitas prajurit, termasuk barak dan sarana penunjang lainnya. Ia juga menyaksikan demonstrasi kemampuan bela diri yang diperagakan sejumlah anggota berprestasi, mulai dari karate hingga pencak silat militer.


Semangat prajurit semakin terlihat saat Kolonel Slamet Faojan memberikan pengarahan dalam agenda jam komandan. Di hadapan seluruh anggota, ia menyampaikan apresiasi atas perkembangan dan capaian yang berhasil ditunjukkan Yonif TP 931/JKT dalam waktu relatif singkat.


“Saya bangga kepada prajurit Yonif 931/JKT. Kalian mampu menunjukkan kualitas dan prestasi yang membanggakan satuan. Ini membuktikan semangat dan potensi besar yang dimiliki prajurit di sini,” ujarnya.


Menurutnya, kemampuan bela diri maupun keterampilan khusus lainnya harus terus diasah sebagai bekal meningkatkan profesionalisme sekaligus membuka peluang pengembangan karier di lingkungan TNI AD.
Ia menegaskan bahwa prajurit yang memiliki prestasi akan mendapat perhatian dari pimpinan, baik dalam kesempatan pendidikan, penugasan maupun jenjang karier di masa mendatang.


Selain menekankan soal prestasi, Danbrigif juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat. Ia menilai prajurit TNI harus hadir sebagai pelindung dan bagian dari rakyat.
“Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Prajurit TNI harus dekat dengan rakyat karena kita lahir dan hidup bersama rakyat,” tegasnya.


Sementara itu, Danyonif TP 931/JKT Mayor Inf Aditya Danang menyebut kunjungan Danbrigif menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota dalam meningkatkan kesiapan dan loyalitas satuan.
Menurutnya, arahan yang diberikan pimpinan menjadi dorongan positif agar prajurit terus meningkatkan kemampuan dan menjaga dedikasi terhadap tugas negara.
“Kunjungan Bapak Danbrigif menjadi energi positif bagi seluruh prajurit kami. Arahan beliau memberikan motivasi agar anggota terus meningkatkan kemampuan, menjaga loyalitas dan memberikan pengabdian terbaik untuk satuan,” katanya.


Mayor Aditya menegaskan, Yonif TP 931/JKT berkomitmen membentuk prajurit yang tidak hanya tangguh dalam kemampuan tempur, tetapi juga humanis dan dekat dengan masyarakat Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep.


Ia juga mengapresiasi sejumlah anggota yang berhasil menorehkan prestasi di bidang bela diri dan kompetisi internal TNI. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kualitas serta semangat kompetitif prajurit Yonif TP 931/JKT.


Setelah pelaksanaan jam komandan dan makan siang bersama prajurit, Danbrigif TP 33 Naga Sesha melanjutkan agenda dengan meninjau lokasi rencana pembangunan batalyon di wilayah Pasanga, Sumenep.
Kunjungan kerja itu sekaligus menjadi bentuk pembinaan moril dan penguatan langsung dari pimpinan kepada prajurit agar terus menjaga kehormatan satuan, meningkatkan prestasi, dan memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page