Paparkan Usulan Bantuan Gubernur, Bupati Pastikan 3 Kegiatan Pembangunan Muara Enim Akan Didanai BKBK Sumsel 2026
Seputarnegeri// – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., memaparkan usulan kegiatan pembangunan di. Muara Enim untuk mendapatkan pembiayaan melalui Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2026 kepada Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Jumat siang (27/03/26).

Dari 9 usulan yang dipaparkan berdasarkan kajian dan pembahasan yang disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, maka dalam pertemuan tersebut gubernur menyetujui pembiayaan 3 kegiatan pembangunan yang diusulkan.
Dalam keterangannya Bupati yang didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Muara Enim, Drs. Emran Tabrani, M.Si., menyampaikan bahwa 3 usulan kegiatan pembangunan yang diterima untuk dapat dibiayai melalui BKBK 2026 yaitu pengadaan tanah pembangunan jembatan layang Gunung Megang 1 maupun Gunung Megang 2 senilai Rp 18,7 miliar, peningkatan jalan Lapen aspal ruas jalan Sp. Aur-Muara Harapan senilai Rp 110,6 miliar dan rehabilitasi total Puskesmas Rawat Inap Pulau Panggung di Semende Darat Laut senilai Rp 6 miliar.
Bupati-pun menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Gubernur dalam pembangunan di Kabupaten Muara Enim. Dirinya memahami dalam kondisi keuangan daerah saat ini, tentunya tidak semua usulan dapat terakomodir. Namun demikian dirinya tetap berupaya untuk mencari celah sumber pembiayaan lainnya yang sah dalam mengakomodir 6 kegiatan yang belum dapat dibiayai BKBK 2026.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa usulan kegiatan pembangunan yang disampaikan berasal dari berbagai sektor penting dan masuk dalam skala prioritas pembangunan namun belum dapat terakomodir dalam APBD Kabupaten Muara Enim tahun anggaran 2026.
Oleh karenanya dirinya mengusulkan untuk mendapatkan dukungan melalui anggaran permerintah provinsi. Hal tersebut menurutnya sangat lumrah karena setiap tahunnya pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran bantuan pembangunan bagi seluruh kabupaten/kota sehingga bupati/walikota akan mengusulkan kepada gubernur berbagai kegiatan pembangunan prioritas di daerahnya untuk mendapatkan bantuan. (Reza/Red)
