OKU, Sumsel – Seputarnegeri.my.id
Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 OKU berlangsung meriah, hangat, dan penuh kekeluargaan. Perayaan tahun ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya tiga mantan kepala sekolah sebagai tamu kehormatan. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dan rasa hormat antar-generasi pendidik di lingkungan sekolah.
Tiga tokoh yang hadir yaitu Ribut Setiawati, S.Pd., Yulian Muhkni, M.Pd., dan Diana Ariani, S.Pd. Ketiganya disambut dengan antusias oleh para guru, siswa, serta seluruh staf sekolah dalam upacara yang digelar di halaman sekolah, Selasa pagi (25/11/2025).
Selain mengikuti upacara HGN, para mantan kepala sekolah turut ambil bagian dalam rangkaian acara simbolis berupa pemotongan tumpeng dan pelepasan balon harapan. Tradisi ini melambangkan rasa syukur atas dedikasi para guru sekaligus menjadi penanda semangat baru bagi kemajuan pendidikan di SMAN 5 OKU.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 5 OKU, Ismakun Ranau Wijaya, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendahulunya.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak dan Ibu mantan kepala sekolah. Kehadiran ini menambah semangat kebersamaan dan memberikan motivasi bagi kami untuk terus bersinergi membangun SMAN 5 OKU. Mudah-mudahan silaturahmi ini tetap terjaga. Selamat Hari Guru untuk semua pendidik yang telah berdedikasi,” ujar Ismakun.
Sambutan tersebut memperkuat ikatan emosional antara para pendidik yang kini bertugas dengan sosok pemimpin yang pernah menorehkan jejak pembangunan di sekolah itu.
Sesuai arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), seluruh guru dan kepala sekolah tampil memukau dengan mengenakan busana adat nasional. Keberagaman pakaian adat tersebut menambah warna pada peringatan HGN dan menjadi media edukasi budaya bagi para siswa.
Beberapa busana yang mencuri perhatian di antaranya:
- Pakaian adat Dayak dengan motif khas dan hiasan kepala,
- Pakaian adat Lampung yang kaya ornamen,
- Beragam pakaian adat Nusantara lain yang memberi kesan megah dan meriah.
Para siswa terlihat antusias menyaksikan keberagaman budaya yang ditampilkan oleh guru-guru mereka.
Dalam kesempatan yang sama, Yulian Muhkni, M.Pd., dan Ribut Setiawati, S.Pd., memberikan motivasi kepada guru dan siswa. Keduanya menekankan pentingnya menjaga integritas, terus meningkatkan kualitas pembelajaran, dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar pendidikan di SMAN 5 OKU tetap relevan, unggul, dan berdaya saing.
Perayaan Penuh Makna
Secara keseluruhan, peringatan HGN tahun ini tidak hanya merayakan profesi mulia guru, namun juga memperkokoh silaturahmi, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya, serta menyalakan semangat optimisme bagi masa depan pendidikan di SMAN 5 OKU.
Hendra SPT
