Inovasi Energi Bersih Dukung Transisi Kendaraan Ramah Lingkungan
OKU, Sumsel – SeputarNegeri.my id
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Ogan Komering Ulu (OKU) berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Baturaja secara resmi meluncurkan motor listrik hasil konversi bernama ELEKTRON, pada acara bertajuk “Sosial Mapping ELEKTRON” yang digelar di City Mall Baturaja, Senin (13/10/2025).
Peluncuran ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap inovasi energi bersih sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya transisi menuju transportasi ramah lingkungan.
Motor listrik ELEKTRON merupakan karya siswa-siswi SMK Negeri 3 OKU yang berhasil mengubah motor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan bertenaga listrik. Inovasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk beralih ke energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Bupati Ogan Komering Ulu, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif tersebut.
“Kami sangat mendukung upaya SMK Negeri 3 OKU dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Bupati Teddy Meilwansyah.
Kepala SMK Negeri 3 OKU, Berkat Hanafi, didampingi Aidil selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana, menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil memproduksi tiga unit ELEKTRON.
“Untuk satu unit, biaya produksinya sekitar Rp20 juta. Komponen termahal adalah baterai litium-ion yang mencapai Rp8 juta,” jelas Aidil.
Motor listrik tersebut mampu menempuh jarak 40 hingga 50 kilometer, tergantung beban muatan.
Selain peluncuran unit, acara Sosial Mapping ELEKTRON juga diisi dengan sosialisasi program elektrifikasi kendaraan serta pemaparan hasil penelitian mengenai dampak lingkungan dari penggunaan motor listrik oleh akademisi Universitas Baturaja.
Kolaborasi antara SMK Negeri 3 OKU, PLN UPT Baturaja, dan dukungan Pemerintah Kabupaten OKU ini diharapkan menjadi model sinergi pendidikan vokasi dan dunia industri dalam mendorong inovasi teknologi hijau yang relevan dan ramah lingkungan. (red).
Laporan: Hendra SP
