Rasa Haru Bu Rusana, Warga Tuna Netra Yang Disambangi Kades Mulyadi Disela Pemdes Matas Bagikan BLT Door To Door
Muara Enim,- Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa secara door to door untuk warga lanjut usia dan memiliki keterbatasan mobilitas. Metode penyaluran ini bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi penerima manfaat yang tidak dapat hadir di balai desa, serta sebagai wujud kepedulian pemerintah desa kepada warganya.
Penyaluran BLT Door to Door
Dalam skema pemberian bantuan kepada penerima manfaat yang memiliki keterbatasan fisik, sakit, atau lansia sehingga tidak bisa datang ke balai desa untuk mengambil bantuan.
Pemdes Matas juga melibatkan secara langsung Petugas desa, perangkat desa, dan terkadang turut didampingi oleh perwakilan masyarakat.
Manfaat Dan Tepat Sasaran
Memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan penerima yang berhak dan juga menunjukkan perhatian pemerintah desa terhadap warga yang membutuhkan perhatian khusus.
Transparansi Skema
Sebanyak 23 KK sebagai penerima Azas manfaat yang dibagikan langsung oleh pemerintah desa Matas merupakan representasi dari acuan 15 persen dari Pagu Anggaran.
Keterlibatan jurnalis lapangan dan peran aktif pemantauan masyarakat membantu menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran.
Pesan Pemerintah Desa
Dalam penyaluran BLT-DD dilakukan secara door to door untuk warga lansia dan yang memiliki keterbatasan mobilitas, sebagai bentuk kepedulian, Kepala Desa Matas Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.
” Bagi warga yang sakit dan berhalangan karena tidak bisa mengambil secara langsung ke kantor desa, Pemdes Matas menyambangi ke rumah warga guna memastikan pembagian diterima secara langsung oleh warga sekaligus silaturahmi nyata dengan warga ,” Sebut Kades Matas , Mulyadi,SIP kepada awak media ( Rabu,1/10/2025)
Lanjutkan dia, Agar BLT yang diterima masyarakat bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan meringankan beban sehari hari.
“Harapan kami agar kiranya bantuan yang telah diterima bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan sehingga menjadi manfaat nyata dalam meringankan beban maupun kebutuhan yang lebih penting,” Pungkas Kades Mulyadi. (Tim)
