Kurang Mendapat Perhatian, Warga Soroti Kondisi Mushola di Desa Simpang Tanjung

Kurang Mendapat Perhatian, Warga Soroti Kondisi Mushola di Desa Simpang Tanjung

MUARA ENIM, INTENSNEWS.CO.ID – Kurangnya perhatian terhadap kondisi sarana ibadah di Dusun 4 KEM, Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, menjadi sorotan masyarakat. Warga berharap pemerintah desa segera mengambil langkah nyata untuk merenovasi mushola yang berada sekitar 50 meter dari kawasan pengeboran atau kilang Pertamina Zona 4 tersebut.

Keprihatinan ini disampaikan seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ia menyayangkan kondisi mushola yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah desa, mengingat tempat ibadah merupakan fasilitas penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan.

Menurutnya, pemerintah desa semestinya lebih proaktif memperhatikan kondisi rumah ibadah di wilayahnya. Apabila anggaran yang tersedia belum mencukupi untuk melakukan renovasi, pemerintah desa diharapkan dapat mencari solusi dengan mengajukan permohonan bantuan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar Desa Simpang Tanjung.

“Kami sangat berharap pemerintah desa memberikan perhatian terhadap mushola ini. Jangan sampai rumah ibadah yang menjadi kebutuhan masyarakat justru kurang mendapat perhatian. Kalau anggaran desa terbatas, kami berharap ada upaya untuk mengajukan bantuan kepada perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Simpang Tanjung,” ungkap warga tersebut.

Ia menegaskan, aspirasi yang disampaikan bukan bertujuan mencari kesalahan atau menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberadaan tempat ibadah yang membutuhkan perhatian bersama.

Menurutnya, jarak mushola yang relatif dekat dengan kawasan operasional perusahaan menjadi salah satu alasan masyarakat berharap adanya upaya komunikasi dan kerja sama untuk mendukung perbaikan fasilitas ibadah. Bantuan tersebut dapat diupayakan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), sesuai ketentuan dan kebijakan masing-masing perusahaan.

Terlebih, menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat tentu mengharapkan kondisi mushola yang bersih, layak, dan nyaman untuk melaksanakan ibadah.

Warga tersebut juga memahami bahwa pemerintah daerah sedang menghadapi efisiensi anggaran. Namun, ia berharap keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi pemerintah desa untuk mencari alternatif pendanaan melalui kerja sama dengan pihak swasta maupun perusahaan yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Masyarakat Berharap Ada Tindakan Nyata

Masyarakat berharap Pemerintah Desa Simpang Tanjung segera meninjau kondisi mushola, mengidentifikasi kebutuhan renovasi, serta mengupayakan bantuan agar perbaikan dapat direalisasikan.

Perhatian terhadap tempat ibadah dinilai penting sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, warga berharap aspirasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah desa untuk mengambil langkah konkret demi kepentingan bersama.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Simpang Tanjung belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi mushola maupun rencana renovasi yang diharapkan masyarakat. Konfirmasi lebih lanjut tetap diperlukan agar pemberitaan berimbang dan memberikan ruang bagi pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan. (Tim)

By Umar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page